Jumat, 17 Februari 2012
AsmauL Husna
Al-Malik (Maha Memiliki Menguasai Seluruh Alam) Ar-Rahim (Maha Penyayang) Ar-Rahman (Maha Pemurah) Allah subhana huwa Taala
Al-Muhaimin (Maha Memelihara) Al-Mukmin (Maha Mengurniakan Keamanan) As-Salaam (Maha Sejahtera) Al-Quddus (Maha Suci)
Al-Khaaliq (Maha Menciptakan) Al-Mutakabbir (Maha Memiliki Segala Keagungan) Al-Jabbar (Maha Kuasa) Al-Aziz (Maha Perkasa)
Al-Qahhar (Maha Mengalahkan) Al-Ghaffar (Maha Pengampun) Al-Musawwir (Maha Membentuk Rupa) Al-Baari (Maha Mengadakan)
Al-Alim (Maha Mengetahui) Al-Fattah (Maha Pemberi Keputusan) Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki) Al-Wahhab (Maha Pemberi Kurnia)
Ar-Rafi (Maha Meninggikan) Al-Khaafiz (Maha Merendahkan) Al-Baasit (Maha Melapangkan) Al-Qaabiz (Maha Menyempitkan)
Al-Basir (Maha Melihat) As-Sami' (Maha Mendengar) Al-Mudhill (Yang Menghinakan) Al-Muizz (Maha Memuliakan)
Al-Khabir (Maha Berwaspada) Al-Latif (Maha Lemah Lembut) Al-Adl (Yang Mempunyai Keadilan) Al-Hakam (Maha Mengadili)
As-Shakur (Maha Mensyukuri) Al-Ghafur (Maha Pengampun) Al-Adhim (Maha Besar) Al-Halim (Maha Penyantun)
Al-Muqit (Maha Perkasa) Al-Hafiz (Maha Memelihara) Al-Kabir (Maha Berwaspada) Al-Ali (Maha Tinggi)
Ar-Raqib (Maha Mengawasi) Al-Karim (Maha Pemurah) Al-Jalil (Maha Mulia) Al-Hasib ( Amat Dihormati)
Al-Wadud (Maha Pengasih) Al-Hakim (Maha Bijaksana) Al-Waasi' (Maha Lapang) Al-Mujib (Maha Memperkenankan)
Al-Haq (Maha Benar) As-Shahid (Maha Menyaksikan) Al-Baaith (Maha Membangkitkan Semula) Al-Majid (Maha Mulia)
Al-Wali (Maha Memerintah) Al-Matin (Maha Kuat) Al-Qawi (Maha Kuat) Al-Wakil (Maha Mentadbir)
Al-Muid (Maha Memulihkan) Al-Mubdi (Maha Pencipta dari Asal) Al-Muhsi (Maha Menghitung) Al-Hamid (Maha Terpuji)
Al-Qayyum (Maha Berdikari) Al-Hai (Yang Hidup Kekal) Al-Mumit (Maha Pemusnah) Al-Muhyi (Maha Menghidupkan)
Al-Ahad (Maha Esa) Al-Waahid (Maha Tunggal) Al-Maajid (Maha Mulia) Al-Waajid (Maha Mencarikan)
Al-Muqaddim (Maha Menyegerakan) Al-Muqtadir (Maha Berkuasa) Al-Qaadir (Maha Berkuasa) As-Samad (Tumpuan Segala Hajat)
Adh-Dhaahir Al-Aakhir (Maha Akhir) Al-Awwal (Maha Awal) Al-Muakkhir ( Maha Penangguh)
Al-Barr (Maha Membuat Kebajikan) Al-Muta-aali (Maha Tinggi) Al-Waali (Maha Melindungi) Al-Baatin (Maha Tersembunyi)
Ar-Rauf (Maha Pengasih) z Al-Afuw (Maha Pemaaf) Al-Muntaqim (Maha Pembalas Dendam) At-Tawwaab (Maha Menerima Taubat)
Al-Muqsit (Maha Saksama) Dhul-Jalaali wal Ikraam Maalik-ul-Mulk
Al-Maane (Maha Melarang) Al-Mughni (Maha Memakmurkan) Al-Ghani (Maha Kaya) Al-Jami' (Maha Mengumpulkan)
Al-Haadi (Maha Petunjuk) An-Nur (Maha Bercahaya) An-Naafi' (Memberi Manfaat) Adh-Dhaarr
As-Sabur (Maha Penyabar) Ar-Rashid (Maha Bijaksana) Al-Waarith (Maha Mewarisi) Al-Baaqi (Maha Kekal)
Kamis, 16 Februari 2012
Masa Remaja
Masa Remaja Masa Penuh Kebimbangan
Masa Remaja adalah masa penuh kebimbangan. Betulkah ungkapan ini tepat untuk mewakili periode dimana seseorang menginjak dewasa. Yang jelas masa remaja memang masa pencarian dan coba-coba dimana pada saat inilah mereka mencari jati diri. Bagi yang salah bergaul, salah mencari lingkungan sosialisasi dan terpengaruh faktor-faktor negatif maka tidak heran para remaja kadang berbuat hal yang negatif pula. Betulkan masa remaja mempunyai ciri tertentu? mari kita telusuri lebih jauh.
Ciri-ciri remaja
1. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya.
2. Masa remaja sebagai periode pelatihan. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. Status remaja tidak jelas, keadaan ini memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku, nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya.
3. Masa remaja sebagai periode perubahan, yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh, minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri), perubahan pada nilai-nilai yang dianut, serta keinginan akan kebebasan.
4. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat.
5. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. Dikatakan demikian karena sulit diatur, cenderung berperilaku yang kurang baik. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut.
6. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu, melihat dirinya sendiri dan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita.
7. Masa remaja sebagai masa dewasa. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa, yaitu dengan merokok, minum-minuman keras, menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan.
Itulah ciri-ciri remaja. Dari sini Anda sebagai orang tua bisa mengambil sikap bagaimana seharusnya bertindak terhadap anak Anda yang mulai menginjak remaja. Dengan mengetahui ciri-ciri remaja tersebut setidaknya ada gambaran mengenai sikap apa yang harus Anda lakukan terhadap anak Anda sehingga mereka tidak terkontaminasi sikap, perbuatan, lingkungan dan pemikiran yang negatif.
Masa Remaja adalah masa penuh kebimbangan. Betulkah ungkapan ini tepat untuk mewakili periode dimana seseorang menginjak dewasa. Yang jelas masa remaja memang masa pencarian dan coba-coba dimana pada saat inilah mereka mencari jati diri. Bagi yang salah bergaul, salah mencari lingkungan sosialisasi dan terpengaruh faktor-faktor negatif maka tidak heran para remaja kadang berbuat hal yang negatif pula. Betulkan masa remaja mempunyai ciri tertentu? mari kita telusuri lebih jauh.
Ciri-ciri remaja
1. Masa remaja sebagai periode yang penting yaitu perubahan-perubahan yang dialami masa remaja akan memberikan dampak langsung pada individu yang bersangkutan dan akan mempengaruhi perkembangan selanjutnya.
2. Masa remaja sebagai periode pelatihan. Disini berarti perkembangan masa kanak-kanak lagi dan belum dapat dianggap sebagai orang dewasa. Status remaja tidak jelas, keadaan ini memberi waktu padanya untuk mencoba gaya hidup yang berbeda dan menentukan pola perilaku, nilai dan sifat yang paling sesuai dengan dirinya.
3. Masa remaja sebagai periode perubahan, yaitu perubahan pada emosi perubahan tubuh, minat dan peran (menjadi dewasa yang mandiri), perubahan pada nilai-nilai yang dianut, serta keinginan akan kebebasan.
4. Masa remaja sebagai masa mencari identitas diri yang dicari remaja berupa usaha untuk menjelaskan siapa dirinya dan apa peranannya dalam masyarakat.
5. Masa remaja sebagai masa yang menimbulkan ketakutan. Dikatakan demikian karena sulit diatur, cenderung berperilaku yang kurang baik. Hal ini yang membuat banyak orang tua menjadi takut.
6. Masa remaja adalah masa yang tidak realistik. Remaja cenderung memandang kehidupan dari kacamata berwarna merah jambu, melihat dirinya sendiri dan orang lain sebagaimana yang diinginkan dan bukan sebagaimana adanya terlebih dalam cita-cita.
7. Masa remaja sebagai masa dewasa. Remaja mengalami kebingungan atau kesulitan didalam usaha meninggalkan kebiasaan pada usia sebelumnya dan didalam memberikan kesan bahwa mereka hampir atau sudah dewasa, yaitu dengan merokok, minum-minuman keras, menggunakan obat-obatan dan terlibat dalam perilaku seks. Mereka menganggap bahwa perilaku ini akan memberikan citra yang mereka inginkan.
Itulah ciri-ciri remaja. Dari sini Anda sebagai orang tua bisa mengambil sikap bagaimana seharusnya bertindak terhadap anak Anda yang mulai menginjak remaja. Dengan mengetahui ciri-ciri remaja tersebut setidaknya ada gambaran mengenai sikap apa yang harus Anda lakukan terhadap anak Anda sehingga mereka tidak terkontaminasi sikap, perbuatan, lingkungan dan pemikiran yang negatif.
Langganan:
Komentar (Atom)